Sekolah Vertical Rescue Angkatan 226 Kodim Indramayu

SEKOLAH VERTICAL RESCUE ANGKATAN 226 KODIM INDRAMAYU Vertical Rescue Indonesia dibentuk karena kebutuhan akan operasi penyelamatan di medan terjal di Indonesia.Hal ini mengingat topografi negara Indonesia terdiri dari medan terjal berupa pegunungan, tebing, hingga struktur medan terjal lainnya.Atas dasar itulah Vertical Rescue Indonesia membuat sekolah Vertical Rescue di seluruh Indonesia untuk menjaring potensi Vertical Rescue di berbagai daerah.Sekolah Vertical Rescue tingkat dasar angkatan 226 digelar pada tanggal 4 – 6 Desember 2023 bertempat di Makodim 0616 Indramayu.Sekolah ini terselenggara atas sinergi Vertical Rescue Indonesia dengan Vertical Rescue Indonesia regional Indramayu serta Kodim 0616 Indramayu. Sebanyak 36 peserta mengikuti sekolah Vertical Rescue kali ini,mereka berasal dari berbagai daerah baik itu komunitas, institusi pemerintah, hingga pelajar.Selama 3 hari kegiatan para siswa siswi mendapatkan materi dari para instruktur Mako Vertical Rescue Indonesia.Sebagaimana sekolah Vertical Rescue lainnya materi dibagi menjadi dua yaitu materi kelas dan praktek lapangan.Adapun materi yang diberikan ialah materi materi dasar dalam kualifikasi potensi Vertical Rescue.Kompetensi materi materi tersebut merupakan standar yang diterapkan oleh Vertical Rescue Indonesia. Pada saat melakukan implementasi materi kelas para siswa dan siswi senantiasa mendapatkan pengawasan dari para instruktur,hal ini menjadi Standar Operasional Prosedur dalam setiap penyelenggaraan sekolah Vertical Rescue.Tujuannya ialah agar para potensi Vertical Rescue melakukan semua materi praktek dengan sungguh sungguh.Sehingga dalam medan operasi sebenarnya bisa melakukan tugas operasi penyelamatan di medan terjal dengan berhasil dan minim resiko. Kegiatan belajar tidak hanya dilakukan siang hari,pada malam hari mereka mendapatkan materi materi khusus termasuk materi dari komandan Vertical Rescue Indonesia Tedi Ixdiana.pada kelas malam siswa dan siswi bukan hanya mendengarkan pemaparan materi saja,namun di tuntut untuk aktif berdiskusi mengenai materi yang dipaparkan. Pada hari terakhir kegiatan sekolah siswa siswi angkatan 226 sekolah Vertical Rescue melakukan simulasi teknik operasi penyelamatan di medan terjal berupa hauling,lowering dan suspension.Kegiatan sekolah Vertical Rescue angkatan 226 ditutup dengan upacara penutupan yang dihadiri oleh Dandim 0616 Indramayu Letkol Arm Andang Rudianto S.A.P serta komandan Vertical Rescue Indonesia Tedi Ixdiana.

Post a Comment

0 Comments