Gua Gunung Sungging


Satu lagi destinasi wisata yang bisa anda kunjungi untuk mengisi akhir pekan bersama keluarga. Goa Gunung Sungging. Sebuah Gua yang berada di Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, ini punya pemandangan yang eksotis.Gua Gunung Sungging terletak di Kampung Cigintung, Desa Gunungsungging, Kecamatan Surade. Lokasinya hanya sekitar 4 kilometer dari Kantor Kecamatan Surade. Untuk masuk ke gua ini, pengunjung harus menjaga keselamatan dan membawa perlengkapan penerangan. Ada baiknya pengunjung membawa lampu baterai atau head lamp.Untuk akses, pengunjung bisa memilih dua pintu masuk. Pertama dari bawah goa dan satu lagi dari atas goa.Di dalam gua akan ditemui banyak formasi stalaktit, stalakmit dan batuan yang berbentuk unik. Ditambah aliran sungai bawah tanah menambah eksotisnya tempat yang satu ini.
            Beberapa formasi stalaktit, stalakmit dan batuan juga berbentuk unik. Ada satu stalaktit yang bentuknya tidak runcing. Ujung dari stalaktit yang menggantung itu berbentuk menyerupai kepala ular. Oleh masyarakat sekitar, sesuatu itu disebut ular putih. Ada juga formasi batu di lantai gua yang terbentuk sedemikian rupa sehingga terlihat seperti badak bercula. Batu ini disebut Badak Putih. Formasi dalam Gua Sungging berupa lorong-lorong yang sejajar. Antar lorong dihubungkan dengan lubang yang menyerupai pintu. Lorong-lorong yang bercabang ini cukup membingungkan. Kalau orang yang pertama kali masuk ke sana dan tidak ditemani penjaga, maka dia bisa tersesat.Ketinggian langit-langit gua pun bervariasi. Ada yang tinggi ada juga yang sangat rendah. Sehingga untuk melewatinya traveler harus membungkukkan badan. Dinding dan lantai gua berupa batu cadas berwarna kuning.
            Satu hal lagi yang unik dari Gua Sungging ini adalah, mulut guanya ditutup tembok dan dipasangi pintu. Kalau tidak ada pengunjung, pintu ini akan dikunci. Pihak pengelola menerangkan, awalnya pintu gua ini tidak ada temboknya, alami apa adanya seperti mulut gua pada umumnya. Namun pernah kejadian ada orang yang masuk sendiri tanpa ditemani penjaga. Karena di dalam gua itu lorongnya banyak dan bercabang-cabang, orang ini sampai tersesat. Untuk mencegah terjadinya hal serupa, maka pintu gua akhirnya ditembok dan pintunya dikunci.Pak Nadmudin adalah penjaga sekaligus pemilik dari lahan yang di bawahnya ada Gua Sungging. Beliau menjadi penjaga gua meneruskan tugas ayahnya. Jadi tugas menjadi penjaga gua ini merupakan tugas turun-temurun.Untuk memasuki gua pengelola menetapkan tarif yang cukup terjangkau,namun para pengunjung tidak disarankan memasuki gua tanpa pemandu.
            Aksebilitas menuju lokasi tidak terlalu sulit,jalanan bisa dilalui kendaraan roda dua atau empat.Biasanya para pengunjung yang datang sekalian juga mengunjungi kawasan Ujung Genteng.Lokasi Gua Sungging aksesnya dilalui oleh kendaraan yang ingin menuju ke kawasan Ujung Genteng.Para pengunjung ke kawasan gua tidak begitu ramai hal ini bisa dimaklumi karena penenlusuran gua merupakan kegiatan wisata minat khusus yang membutuhkan persiapan khusus bagi para pelakunya.


Post a Comment

0 Comments